Langsung ke konten utama

Tutorial Pendaftaran NPWP Secara Online

CARA DAFTAR NPWP SECARA ONLINE


  1. Masuk ke situs Dirjen Pajak ereg.pajak.go.id/login.
  2. Masuk ke pendaftaran akun baru dengan cara memasukkan email yang masih aktif dan ulang kode klik “Daftar”
  3. Cek email masuk dari e-registration. Jika email sudah masuk, klik link verifikasi
  4. Setelahnya, WP akan terhubung secara otomatis ke halaman pendaftaran. 
  5. Silakan isi data diri, alamat email, dan password yang akan digunakan nanti.
  6. WP akan menerima email dari e-registration. Silakan klik link verifikasi.
  7. WP kembali akan terhubung secara otomatis ke halaman pendaftaran.
  8. Masukkan email dan password yang didaftarkan sebelumnya. 
  9. Isi formulir registrasi, nomor NPWP dan data lainnya sesuai dengan instruksi yang diberikan.
  10. Centang kotak unggah dan unggah file foto e-KTP WP di kolom “+Upload KTP Di Sini”. Ikuti instruksi selanjutnya. 
  11. Klik “Simpan”.
  12. Cek status pendaftaran NPWP. Selanjutnya, klik “Minta Token” dan masukkan kode Captcha yang tertera. 
  13. Klik “Submit” dan token akan terkirim secara otomatis ke email WP.
  14. Buka kembali email WP dan copy kode token. 
  15. Silakan kembali ke halaman sebelumnya. 
  16. Klik “Kirim Permohonan”.
  17. Centang semua kotak pernyataan dan salin ulang token yang sudah dicopy tadi. Selanjutnya, klik “Kirim”. Selesai. 

Cara mengetahui apakah permohonan daftar NPWP online anda diterima atau ditolak, maka anda akan mendapat jawabannya lewat email. Jika permohonan NPWP online anda ditolak, maka yang harus anda lakukan  memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap. Namun jika permohonan disetujui, kartu NPWP akan segera dikirim ke alamat Anda melalui pos.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kota Lubuklinggau

        Profil Kantor Perpustakaan,      Arsip dan Dokumentasi Daerah      Kota Lubuklinggau   Sejarah Singkat Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (Perpurasipda) Kota Lubuklinggau telah menyelenggarakan layanan perpustakaan kepada masyarakat sejak bulan September 2004, dengan status kelembagaannya yang dibentuk berdasarkan Perda Kota Lubuklinggau Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 23 Desember 2003 dan telah diperbaharui sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 menjadi Perda Nomor 3 Tahun 2008.   Visi dan Misi 1. Visi Mewujudkan kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Lubuklinggau sebagai sumber informasi, Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tempat Pelestarian Nilai-nilai budaya Bangsa serta sarana pembelajaran sepanjang hayat   2. Misi. 1)    Meningkatkan kualitas SDM Masyarakat dan Aparatur Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi K...

Source Code Biodata Diri Sederhana Menggunakan Android Studio

Script <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"     android:layout_width="fill_parent"     android:layout_height="fill_parent"     android:orientation="vertical"     android:background="@drawable/ai">     <TextView         android:id="@+id/textView1"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/data" />     <TextView         android:id="@+id/textView2"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/nim" />   ...

Ringkasan Singkat Mengenai Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI)

  Sejarah      Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) didirikan pada tanggal 6 Juli 1973 dalam Kongres Pustakawan Indonesia yang diadakan di Ciawi, Bogor, 5-7 Juli 1973. Kongres ini merupakan perwujudan kesepakatan para pustakawan yang tergabung dalam APADI, HPCI dan PPDIY dalam pertemuan di Bandung pada tanggal 21 Januari 1973 untuk menggabungkan seluruh unsur pustakawan dalam satu asosiasi. Dalam perjalanan panjang sejarah perpustakaan di negeri ini, jauh sebelum IPI lahir, sudah ada beberapa organisasi pustakawan di Indonesia. Mereka ini adalah Vereeniging tot Bevordering van het Bibliothekwezen (1916), Asosiasi Perpustakaan Indonesia (API) 1953, Perhimpunan Ahli Perpustakaan Seluruh Indonesia (PAPSI) 1954, Perhimpunan Ahli Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (PAPADI) 1956, Asosiasi Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (APADI) 1962, Himpunan Perpustakaan Chusus Indonesia (HPCI) 1969, dan Perkumpulan Perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta (PPDIY).t...