Langsung ke konten utama

Contoh Formulir Permintaan Pengurangan Pelunasan Pinjaman Kredit Bank

 

Contoh Formulir Permintaan Pengurangan Pelunasan Kredit Bank


Palembang, 22 Februari 2022

 

Hal      :    Permohonan Keringanan pembayaran Kredit                  

 

Kepada Yth.

Pimpinan Bank BTPN Palembang

di –

Palembang

 

Yang bertanda tangan dibawah ini  :

Nama

:

Ra Nurhalina

Tempat, Tanggal Lahir

:

Jambi, 10 Januari1951

Pekerjaan

:

Pensiun Pegawai Negeri Sipil

 

 

 

Alamat

 

Jl.

:

Jalan Tanjung Raja No 73

 

 

Kel/Desa

:

Bukit Sangkal

 

 

Kecamatan

:

Kalidoni

 

 

Kota/Kab.

:

Palembang

 

    Dengan ini saya mengajukan permohonan keringanan pembayaran Kredit Pensiun yang terutang atas nama :Ra Nurhalina, No Pensiun Pegawai :440014*****

    Saya mengajukan permohonan keringanan pembayaran pinalty sebesar  3 kali angsuran, karena saya tidak mampu untuk melakukan pembayaran tersebut .

 

Adapun alasan yang dapat saya sampaikan untuk pengurangan  adalah :

1.      Kesulitan usaha dikarenakan pandemi dan peraturan pemerintah  yang mengikat

2.      Menyeimbangi Kebutuhan Pembayaran Sekolah anak sehingga memberatkan pinjaman

3.      Kebutuhan keluarga lainnya yang mendesak sehingga tidak menutupi pinjaman yang ada

4.      Dst..

Sebagai persyaratan dengan ini saya lampirkan :

1.      Foto copy KTP;

2.      Foto copy Kartu NPWP;

3.      Foto Copy Kartu Keluarga;

4.      Foto copy Surat Keterangan Pensiun;

 

    Demikian permohonan ini saya sampaikan untuk beroleh persetujuan dari Bapak dan atasnya diucapkan terima kasih .

                                                                                                              Pemohon,

 

                                   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kota Lubuklinggau

        Profil Kantor Perpustakaan,      Arsip dan Dokumentasi Daerah      Kota Lubuklinggau   Sejarah Singkat Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (Perpurasipda) Kota Lubuklinggau telah menyelenggarakan layanan perpustakaan kepada masyarakat sejak bulan September 2004, dengan status kelembagaannya yang dibentuk berdasarkan Perda Kota Lubuklinggau Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 23 Desember 2003 dan telah diperbaharui sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 menjadi Perda Nomor 3 Tahun 2008.   Visi dan Misi 1. Visi Mewujudkan kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Lubuklinggau sebagai sumber informasi, Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tempat Pelestarian Nilai-nilai budaya Bangsa serta sarana pembelajaran sepanjang hayat   2. Misi. 1)    Meningkatkan kualitas SDM Masyarakat dan Aparatur Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi K...

Source Code Biodata Diri Sederhana Menggunakan Android Studio

Script <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"     android:layout_width="fill_parent"     android:layout_height="fill_parent"     android:orientation="vertical"     android:background="@drawable/ai">     <TextView         android:id="@+id/textView1"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/data" />     <TextView         android:id="@+id/textView2"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/nim" />   ...

Ringkasan Singkat Mengenai Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI)

  Sejarah      Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) didirikan pada tanggal 6 Juli 1973 dalam Kongres Pustakawan Indonesia yang diadakan di Ciawi, Bogor, 5-7 Juli 1973. Kongres ini merupakan perwujudan kesepakatan para pustakawan yang tergabung dalam APADI, HPCI dan PPDIY dalam pertemuan di Bandung pada tanggal 21 Januari 1973 untuk menggabungkan seluruh unsur pustakawan dalam satu asosiasi. Dalam perjalanan panjang sejarah perpustakaan di negeri ini, jauh sebelum IPI lahir, sudah ada beberapa organisasi pustakawan di Indonesia. Mereka ini adalah Vereeniging tot Bevordering van het Bibliothekwezen (1916), Asosiasi Perpustakaan Indonesia (API) 1953, Perhimpunan Ahli Perpustakaan Seluruh Indonesia (PAPSI) 1954, Perhimpunan Ahli Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (PAPADI) 1956, Asosiasi Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (APADI) 1962, Himpunan Perpustakaan Chusus Indonesia (HPCI) 1969, dan Perkumpulan Perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta (PPDIY).t...