Langsung ke konten utama

Mengatasi Nyeri Ulu Hati




Cara mengatasi nyeri ulu hati tanpa obat

Meski obat-obatan maag cukup ampuh, tapi sebaiknya cara ini jangan Anda langsung jadikan sebagai langkah pertolongan pertama untuk mengatasi nyeri ulu hati. Penggunaan obat antasida berkepanjangan dapat meningkatkan risiko efek samping yang sebenarnya bisa dihindari.

Sebelum terburu-buru minum obat, coba dulu berbagai cara berikut ini:

1. Melonggarkan pakaian yang menekan perut

Sensasi nyeri ulu hati saat GERD kambuh bisa terasa makin parah dan menyesakkan dada jika Anda masih memakai pakaian yang serba ketat. Maka ketika perut Anda sudah mulai tidak nyaman, segera longgarkan pakaian Anda. Kalau memungkinkan, langsung ganti dengan baju yang lebih longgar.

2. Berbaring dengan posisi kepala yang lebih tinggi

kurang tidur tekanan darah naik

Sakit ulu hati bisa muncul kapan saja, bahkan menjelang tidur. Nah supaya Anda bisa tidur nyenyak, coba tidur dengan posisi badan miring ke kiri sambil kepala disangga dua bantal.

Sebuah penelitian dalam The Journal of Clinical Gastroenterology melaporkan bahwa tidur miring ke sisi kiri adalah posisi terbaik untuk Anda yang punya masalah pencernaan seperti GERD.

Ketika Anda tidur miring ke sisi kiri, persimpangan yang membatasi lambung dan kerongkongan Anda akan tetap berada di atas cairan asam lambung. Menyangga kepala lebih tinggi dari pinggang juga bantu mencegah asam lambung naik ke kerongongan.

3. Coba berdiri tegak

Postur tubuh yang buruk, terlalu membungkuk misalnya, bisa ikut memperburuk sensasi perih di ulu hati. Bahkan membuatnya sulit hilang.

Jadi saat gejala-gejala maag mulai menyerang, cobalah untuk duduk lebih tegak atau sekalian saja langsung berdiri tegak. Berdiri tegak bisa meringankan tekanan pada otot cincin (sfingter) yang membatasi kerongkongan dan lambung, sehingga menghambat asam lambung naik ke atas.

4. Mengunyah permen karet

Sebuah studi yang diterbitkan pada World Journal of Gastrointestinal Pharmacology and Therapeutics menyatakan bahwa mengunyah permen karet selama 30 menit setelah makan bisa mengurangi sensasi panas di dada.

Permen karet merangsang produksi air liur sehingga mengencerkan asam lambung dan bantu menetralkan pH lambung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kota Lubuklinggau

        Profil Kantor Perpustakaan,      Arsip dan Dokumentasi Daerah      Kota Lubuklinggau   Sejarah Singkat Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (Perpurasipda) Kota Lubuklinggau telah menyelenggarakan layanan perpustakaan kepada masyarakat sejak bulan September 2004, dengan status kelembagaannya yang dibentuk berdasarkan Perda Kota Lubuklinggau Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 23 Desember 2003 dan telah diperbaharui sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 menjadi Perda Nomor 3 Tahun 2008.   Visi dan Misi 1. Visi Mewujudkan kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Lubuklinggau sebagai sumber informasi, Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tempat Pelestarian Nilai-nilai budaya Bangsa serta sarana pembelajaran sepanjang hayat   2. Misi. 1)    Meningkatkan kualitas SDM Masyarakat dan Aparatur Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi K...

Source Code Biodata Diri Sederhana Menggunakan Android Studio

Script <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"     android:layout_width="fill_parent"     android:layout_height="fill_parent"     android:orientation="vertical"     android:background="@drawable/ai">     <TextView         android:id="@+id/textView1"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/data" />     <TextView         android:id="@+id/textView2"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/nim" />   ...

Ringkasan Singkat Mengenai Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI)

  Sejarah      Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) didirikan pada tanggal 6 Juli 1973 dalam Kongres Pustakawan Indonesia yang diadakan di Ciawi, Bogor, 5-7 Juli 1973. Kongres ini merupakan perwujudan kesepakatan para pustakawan yang tergabung dalam APADI, HPCI dan PPDIY dalam pertemuan di Bandung pada tanggal 21 Januari 1973 untuk menggabungkan seluruh unsur pustakawan dalam satu asosiasi. Dalam perjalanan panjang sejarah perpustakaan di negeri ini, jauh sebelum IPI lahir, sudah ada beberapa organisasi pustakawan di Indonesia. Mereka ini adalah Vereeniging tot Bevordering van het Bibliothekwezen (1916), Asosiasi Perpustakaan Indonesia (API) 1953, Perhimpunan Ahli Perpustakaan Seluruh Indonesia (PAPSI) 1954, Perhimpunan Ahli Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (PAPADI) 1956, Asosiasi Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (APADI) 1962, Himpunan Perpustakaan Chusus Indonesia (HPCI) 1969, dan Perkumpulan Perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta (PPDIY).t...