Langsung ke konten utama

Sinopsis Film Happy Death Day (2017)


HAPPY DEATH DAY:
 "Happy Death Day" merangkum seluruh plot dalam delapan kata. "Bangun. Hiduplah harimu Terbunuh. Lagi."

   Seperti "Groundhog Day" dengan sentuhan yang mengerikan, inilah kisah Tree Gelbman ("La La Land" Jessica Rothe). Dia adalah seorang Bayfield University yang tajam yang berarti gadis yang memulai hari kelahirannya, Senin 18 Oktober, terbangun di kamar asrama seorang pria muda bernama Carter (Israel Broussard). Kesulitan dari malam sebelumnya, dia terlambat ke kelas dan makan siang dengan adik perempuannya sebelum ditikam sampai mati oleh orang asing yang mengenakan maskot topeng Bayfield Babies yang menyeramkan.
Terjebak di zona senja, dia terpaksa menghidupkan kembali hari pembunuhannya lagi dan lagi. "Mungkin saya seperti kucing dengan sembilan nyawa," dia khawatir, "dan saya kehabisan." Satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidupnya adalah dengan mencari petunjuk dan menyelesaikan pembunuhannya sendiri. Masalahnya, tersangka bisa jadi siapa saja. "Bisa jadi gadis mungil di TJ Max saya dipecat," katanya, "atau supir Uber yang saya ludah minggu lalu." Dia ditakdirkan untuk terus mati sampai dia tahu siapa pembunuhnya.
Blumhouse, perusahaan produksi "Happy Death Day", terkenal dengan rendahnya konsep anggaran mereka yang rendah. Mereka mencetak gol awal tahun ini dengan "Get Out" yang brilian dan mengubah horor b-film dengan film "Paranormal Activity" mereka. Film thriller terbaru mereka tidak mungkin dikenang sebagai sesuatu selain film thriller yang salah secara politis dengan pemeran kuat yang penampilannya menarik mempertahankan "hari ini adalah hari pertama dari sisa hidupmu ... dan kematian" premis yang menarik.
Sebagai pendamping adik perempuan Danielle pendatang baru Rachel Matthews adalah pencuri adegan saat dia meninggikan sikap merendahkan diri terhadap bentuk seni dan Broussard sangat menawan tapi ini film Rothe. Sebuah combo waktu komik yang bagus, karisma dan maskara yang sedang berjalan, dia melakukan semua pengangkatan film yang berat itu. Entah dia dalam mode panik penuh atau dalam perjalanan penemuan diri yang tak terelakkan yang datang dengan menjalani hidup Anda secara terus-menerus - pikirkan penebusan "13 Going on 30" Jennifer Garner - atau cracking wise, dia adalah bintang pertunjukan tersebut.
"Selamat Hari Kematian"

Komentar

  1. I liked this movie. It reminds me of Scream. It knows it’s a cheesy slasher film but it has fun with it and is self-aware. I love films that are like that.
    www.juraganmovies.info

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kota Lubuklinggau

        Profil Kantor Perpustakaan,      Arsip dan Dokumentasi Daerah      Kota Lubuklinggau   Sejarah Singkat Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (Perpurasipda) Kota Lubuklinggau telah menyelenggarakan layanan perpustakaan kepada masyarakat sejak bulan September 2004, dengan status kelembagaannya yang dibentuk berdasarkan Perda Kota Lubuklinggau Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 23 Desember 2003 dan telah diperbaharui sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 menjadi Perda Nomor 3 Tahun 2008.   Visi dan Misi 1. Visi Mewujudkan kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Lubuklinggau sebagai sumber informasi, Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tempat Pelestarian Nilai-nilai budaya Bangsa serta sarana pembelajaran sepanjang hayat   2. Misi. 1)    Meningkatkan kualitas SDM Masyarakat dan Aparatur Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi K...

Source Code Biodata Diri Sederhana Menggunakan Android Studio

Script <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"     android:layout_width="fill_parent"     android:layout_height="fill_parent"     android:orientation="vertical"     android:background="@drawable/ai">     <TextView         android:id="@+id/textView1"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/data" />     <TextView         android:id="@+id/textView2"         android:layout_width="wrap_content"         android:layout_height="wrap_content"         android:layout_gravity="center_horizontal"         android:text="@string/nim" />   ...

Ringkasan Singkat Mengenai Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI)

  Sejarah      Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) didirikan pada tanggal 6 Juli 1973 dalam Kongres Pustakawan Indonesia yang diadakan di Ciawi, Bogor, 5-7 Juli 1973. Kongres ini merupakan perwujudan kesepakatan para pustakawan yang tergabung dalam APADI, HPCI dan PPDIY dalam pertemuan di Bandung pada tanggal 21 Januari 1973 untuk menggabungkan seluruh unsur pustakawan dalam satu asosiasi. Dalam perjalanan panjang sejarah perpustakaan di negeri ini, jauh sebelum IPI lahir, sudah ada beberapa organisasi pustakawan di Indonesia. Mereka ini adalah Vereeniging tot Bevordering van het Bibliothekwezen (1916), Asosiasi Perpustakaan Indonesia (API) 1953, Perhimpunan Ahli Perpustakaan Seluruh Indonesia (PAPSI) 1954, Perhimpunan Ahli Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (PAPADI) 1956, Asosiasi Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Indonesia (APADI) 1962, Himpunan Perpustakaan Chusus Indonesia (HPCI) 1969, dan Perkumpulan Perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta (PPDIY).t...